Kamis, 09 September 2010

SUICA : Smart Card yang Multiguna...... (*Perjalanan jadi lebih praktis & menyenangkan....)

SUICA adalah salah satu kartu yang WAJIB kita miliki jika kita tinggal di negeri sakura, khususnya di kawasan kantou. Kenapa begitu??? karena keberadaannya sangat multiguna. Jika kita memiliki SUICA, lebih praktis dan hemat ketika kita harus melakukan perjalanan kemanapun di wilayah kantou.

Apa sih sebenarnya SUICA itu ????

SUICA ini sering disebut sebagai "smart-card" yang dapat diisi ulang dan digunakan sebagai kartu pembayaran dalam transportasi baik itu kereta api maupun bus dan juga sebagai pengganti "uang elektronik" untuk membeli makanan/minuman di toko atau kios atau mesin yang ada di station. SUICA ini pertamakali diperkenalkan pada bulan November, tahun 2001. Saat ini dapat dipergunakan di wilayah kantou, Sendai dan Niigata. Suica ini juga dapat digunakan bergantian dengan kartu ICOCA  di kawasan Kansai yaitu Sanyo, Okayama, Hiroshima dan Yamaguchi. 

Dalam penggunaannya, anda harus mengisi ulang SUICA ini. Jika anda membelinya di station, 1 SUICA seharga 2000 yen dengan isi 1500 yen. Jika isi SUICA anda telah habis, anda harus mengisinya di mesin pengisian suica (*lihat foto disamping kanan).

Mesin pengisian ulang SUICA ini biasanya terdapat di station.

Untuk mengisinya bisa menggunakan uang kertas paling kecil 1000 yen atau juga menggunakan uang coin mulai dari 10 yen hingga 500 yen.

Pertamakali, siapkan dulu jumlang uang yang ingin anda masukkan untuk mengisi SUICA anda. Misalkan 1000 yen, lalu masukkan kartu SUICA anda kedalam mesin isi ulang.

Kemudian, masukkan uang anda sebesar 1000 yen di tempat pemasukan uang (*lihat foto disamping kiri...)

Kemudian tekan tanda 1000 yen, dan enter. Selanjutnya kartu SUICA anda sudah secara otomatis bertambah isinya 1000 yen.

Lebih jelasnya bisa dilihat disini: http://www.youtube.com/watch?v=cxAnY3FX0UE  (*video ini saya ambil ketika saya pergi ke Kita Yono station dari Minami Yono station).

Ketika anda akan memasuki station, anda harus melewati mesin detect SUICA.

Nah, disini anda harus menempelkan SUICA anda di mesin bertanda huruf "SUICA" yang menyala berwarna biru (*lihat foto di samping kanan).

Disitu juga akan tertera jumlah atau total dari biaya perjalanan anda ke tempat tujuan. Jadi anda bisa melihat berapa yang masih tersisa dari isi SUICA anda.

Jangan lupa, untuk tidak terlalu lambat dalam melewati mesin ini. Karena bisa jadi pintu akan tiba-tiba tertutup secara otomatis sebelum anda melewatinya jika anda terlalu lambat.

Jika anda tidak mempunyai suica,dan kebetulan membeli tiket langsungan di station. Anda harus memasukkan tiket tersebut kedalam mesin ini juga. Dan tiket itu akan muncul kembali di bagian depan, untuk anda simpan dan jangan sampai terlipat. Karena anda harus memasukkan tiket itu lagi di pemberhentian terakhir tujuan anda.



Perhatikan foto disamping kiri, lihat TANDA BIRU menyala .... itu adalah tempat dimana anda harus menempelkan suica anda sebelum memasuki station.


SUICA ini juga bisa anda pergunakan sebagai "uang elektronik" untuk membeli makanan atau minuman di toko-toko atau kios ataupun mesin yang ada di station.

Perhatikan foto disebelah kanan, itu adalah salah satu mesin minuman yang bisa anda beli dengan menggunakan SUICA.


Ini adalah tempat pembayaran SUICA di mesin minuman (*Perhatikan gambar di sebelah kiri). Anda bisa menempelkan SUICA anda di tempat suica atau jika tidak, anda juga bisa menggunakan uang cash. 

Baik itu uang lembaran (*1000 yen) ataupun uang coin sesuai dengan harga minuman yang tertera di mesin.
Selain dipergunakan sebagai alat pembayaran dalam transportasi kereta api dan pembayaran makanan atau minuman di mesin, SUICA ini juga dipergunakan dalam transportasi bus.

Khususnya di kawasan Kantou, Sendai dan Niigata. Bisa juga dipergunakan di kawasan Kansai seperti Hiroshima, Yamaguchi dan Okayama.

Untuk kawasan Kansai (*Kyoto) agak sedikit berbeda. Terkadang kita tidak bisa menggunakan SUICA ini untuk bus kota, tetapi untuk kereta api baik itu subway ataupun JR masih bisa kita gunakan. 

Perhatikan foto diatas, itu adalah salah satu bus yang ada di kawasan Kantou khususnya TOKYO.

Ketika pertama kali memasuki bus (*biasanya pintu masuknya berada di bagian belakang, dan pintu keluar berada di bagian depan), anda harus menempelkan SUICA anda ke mesin suica yang ada di pintu masuk bus (*perhatikan foto di sebelah kiri).

Karena ada sedikit perbedaan bus di kawasan Kantou dan kawasan Kansai (*khususnya KYOTO dan Nara).

Pintu masuk bus di kawasan Kansai (*Kyoto dan Nara) berada di bagian depan termasuk pembayaran tiket karena tidak bisa menggunakan SUICA, dan pintu keluar berada di bagian belakang. Jadi, terbalik dengan kawasan Kantou (*Tokyo).


Jika anda tidak ingin menggunakan SUICA saat menaiki bus kota dan ingin membayar dengan uang cash, anda harus membayarnya dengan uang PAS !!!.

Jadi, ketika anda tidak mempunyai sejumlah uang yang PAS, maka anda harus menukarkan uang anda dalam bentuk coin.

Perlu diingat disini bahwa: penukaran uang lembaran maksimal adalah 1000 yen. Jadi, jika uang anda 5000 yen atau 10.000 yen, jangan harap anda bisa menukarkannya di mesin penukar uang dalam bus. Jadi setidaknya anda harus menyiapkan 1000 yen untuk ditukarkan.

Adapun mesin penukaran uangnya seperti dalam foto di sebelah kanan.

Anda juga bisa menukarkan uang coin anda 100 yen atau 500 yen di mesin tersebut, sehingga nantinya anda bisa memiliki uang pecahan atau coin puluhan yen. Karena terkadang tarif bus antar statiun terdekat adalah 170 yen. Pastinya anda memerlukan uang pecahan puluhan dan lima puluhan. Untuk itu di mesin itu disediakan penukaran lembarana 1000 yen dan khusus coin 100 yen atau 500 yen.

Semuanya serba praktis dan mudah bukan?????....

Sekarang anda sudah tidak bingung lagi mengenai bagaimana pembayaran transportasi kereta api dan bus di negeri sakura bukan ?....

Satu hal terakhir yang terpenting yang HARUS anda pahami adalah tentang rute kereta api ataupun bus. Jadi setidaknya anda harus mempunyai peta jalur JR dan subway.

Segalanya akan lebih mudah bagi anda jika anda memiliki peta tersebut. Dan pastinya tidak akan membuat anda tersasar dalam perjalanan anda.

Untuk lebih memudahkan perjalanan anda, sebaiknya anda mengecek tentang jadwal pemberangkatan kereta atau bus dan juga jenis kereta dan station yang mungkin harus berpindah atau norikai.

Anda bisa melihat website berikut ini: http://www.jorudan.co.jp/english/ 

Dari website tersebut anda bisa mengetikkan station asal dan tujuan anda juga waktu rencana keberangkatan anda. 

Secara otomatis akan dijelaskan jenis kereta apa saja yang harus anda pilih dan di station mana saja anda harus berganti kereta. Apakah tetap menggunakan JR train ataukah norikai menggunakan subway.

Sekarang sudah semakin jelas bukan ????.... Selamat berlibur di negeri sakura ya.... :-*...


* Salam sejuk dari negeri sakura...


by: imma.w.a.
721-8 Kami-okubo, Sakura-ku
Saitama-shi
Japan
September 2010


Rabu, 08 September 2010

Shinjuku is The Town that Never Sleeps......


SHINJUKU (新宿 区) adalah salah satu dari 23 district di Kota TOKYO, merupakan pusat komersial, administrative, perumahan, pemerintahan dan juga merupakan salah satu stasiun yang tersibuk di TOKYO. 

Dengan jumlah penduduk sebesar 312,418 dan kepadatan penduduknya 17,140 penduduk per km² dengan luas 18.23 km².

SHINJUKU terbagi menjadi 6 wilayah bagian yaitu : Chiyoda ke timur; Bunkyō dan Toshima di utara; Nakano ke barat, dan Shibuya dan Minato di selatan. Titik tertinggi di Shinjuku adalah Hakoneyama (箱根 山) Di Toyama Park di 44,6 m. Titik terendah adalah 4,2 m dekat Iidabashi.

Daerah di sekitar Shinjuku Station lebih didominasi oleh perhotelan, department store, bioskop, restauran, toko-toko elektronik dan kamera, perumahan elit,  tetapi sebagian kecilnya masih terdapat kawasan perumahan campuran.

Adapun daerah yang terkenal di SHINJUKU adalah:
  • Ichigaya: Sebuah kawasan komersial di Shinjuku timur, merupakan situs Departemen Pertahanan.
  • Golden Gai: Sebuah daerah yang bergaya bar dan klub kecil. Musisi, artis, aktor dan sutradara berkumpul di sini, dan banyak dinding ditempeli dengan poster-poster film. 
  • Kabukichō: Sebuah distrik lampu merah yang terkenal dengan bar, restoran, dan kegiatan yang berkaitan dengan seks. 
  • Kagurazaka: Salah satu hanamachi terakhir Tokyo yang merupakan sisa-sisa geisha.
  • Nishi-Shinjuku: Pusatnya bangunan-bangunan pencakar langit. Beberapa bangunan tertinggi di Tokyo  terletak di daerah ini, termasuk Gedung Pemerintah Metropolitan Tokyo (TMGB), KDDI Bangunan dan Park Tower. Terletak di sebelah barat Stasiun Shinjuku. 
Di Nishi Shinjuku ini juga terdapat dekorasi LOVE, yang hanya ada di beberapa negara di dunia termasuk salah satunya di Jepang. Bisa dilihat di foto berikut:
  • Ōkubo: terkenal sebagai district-nya korea di TOKYO.
  • Shinjuku Gyoen adalah sebuah taman besar, 58,3 hektar, merupakan pencampuran tradisional Jepang dan Inggris dengan pemandangan taman gaya Perancis.
  • Takadanobaba dan Waseda: Wilayah antara Waseda University, salah satu universitas swasta paling bergengsi di Jepang, dan Takadanobaba Station merupakan sebuah area perumahan dan kehidupan malam bagi para pelajar/siswa.
Seperti daerah lain yang ada di Tokyo, Shinjuku memiliki status setara dengan sebuah kota. Walikota saat ini adalah Hiroko Nakayama. Dewan lingkungan (区 议会) terdiri dari 38 anggota yang terpilih. Partai Liberal Demokrat dan Partai Komeitō Baru bersama saat ini memegang mayoritas. Partai Demokrat Jepang, Partai Komunis Jepang dan Partai Sosial Demokrat juga diwakili bersama-sama dengan empat independen. Adapun kantor kota Shinjuku's (区 役 所) terletak di tepi tenggara Kabukichō.

Lingkungan Shinjuku yang asri dengan didukung dengan fasilitas perhotelan dan transportasinya, membuat Shinjuku menjadi tempat tujuan bagi para wisatawan dari manca negara yang sedang berkunjung ke Jepang.

Shinjuku merupakan pusat transit utama perkotaan. Di Stasiun JR Shinjuku sekitar 3.640.000 orang diperkirakan melewati setiap hari, sehingga stasiun ini merupakan stasiun tersibuk di dunia. Terdapat tiga jalur kereta bawah tanah (subway) dan tiga jalur komuter swasta, serta beberapa baris JR.

Untuk menuju ke Shinjuku, sangat mudah sekali aksesnya. Anda hanya perlu menggunakan JR Yamanote Line dari Tokyo Station. Jalur ini merupakan Loop Line. Jadi sangat mudah bagi anda. Dalam Loop Line ini, akan sangat memudahkan anda untuk mengunjungi tempat-tempat lainnya, yaitu Shibuya, Harajuku, Akihabara, Ikebukuro dan lain-lainnya yang masih dalam satu loop. Ingin tahu tentang Shinjuku, bisa dilihat disini: http://www.youtube.com/watch?v=i12bIqfRXJM

Tertarik ingin mengunjungi Shinjuku ???

Silahkan jika ada berkesempatan pergi ke negeri sakura, jangan lewatkan Shinjuku. Karena ada banyak hal yang bisa anda jumpai disini, termasuk Tokyo Metropolitan Government Building, dari gedung ini anda bisa menikmati seluruh pemandangan Shinjuku. Bisa dilihat disini: http://www.youtube.com/watch?v=wFy6_hamXI0  (*Jangan khawatir, untuk masuk ke TMGB tidak ada tiket masuk apapun, semuanya GRATIS...)

Anda juga bisa mengunjungi Tokyo Opera City dan Shinjuku Gyoen serta Shinjuku Southern Terrace.

Selamat berwisata ya.... :-*...

*Salam sejuk dari negeri sakura....


by: imma.w.a.
Sakura-ku, Saitama-shi
Japan
September 2010





TOKYO Mosque : The Legend of ISLAM in TOKYO......


Orang-orang yang beriman pastilah membutuhkan TEMPAT IBADAH. Dimana disitu terjalinlah hubungan yang khusus antara sang mahkluk dengan sang Pencipta secara langsung.

Oleh karena itu, tempat ibadah memiliki peranan yang sangat penting dalam memulai komunikasi antar sesama manusia. Berkat komunikasi tersebut, orang-orang yang telah dikenal dan terikat satu sama lain, yang telah menemukan solusi untuk masalah mereka sendiri, atau yang telah berdiri bersama, memiliki tempat yang dianggap seperti pusat paling aman juga didalam tempat ibadahnya.

Dalam hal ini, jika merunut ke sejarah memang ada banyak tempat ibadah menurut agama masing-masing. Ada kuil, temple, gereja dan juga MASJID.

Disini ISLAM menganggap ibadah dengan para jamaat adalah sesuatu yang penting. Dan mereka membangun masjid sesuai dengan wilayah masing-masing. Pertama dan terutama, Masjid Nabawi (Nabi '(AS) Masjid) di Madinah, dan lainnya seperti Masjid al-Amawi (Suriah), Masjid Qurtuba (Spanyol), Masjid Samarra (Irak), Masjid Ibnu Tulun (Mesir), Masjid Kalon (Uzbekistan), Faisal Masjid (Pakistan), Sultan Ahmet Camii (Blue Mosque), Raya Sulaimaniah Camii dan Selimiye Camii (Turki).

Masyarakat TURKI yang beremigrasi dari KAZAN (Rusia) membangun Masjid TOKYO pada tahun 1938, didukung oleh sebuah yayasan dari perkumpulan orang-orang Jepang yang terhormat.

Gaya arsitektur Masjid Tokyo sangat klasik, terdiri dari 2 lantai. Lantai 2 dipergunakan untuk beribadah, sedangkan lantai 1 merupakan ruang serbaguna yang dapat dipergunakan untuk acara pernikahan, pameran, fashion show, dan konferensi.

Tidak diragukan lagi, bahwa Masjid TOKYO merupakan alternatif bagi orang-orang di Jepang untuk belajar tentang ISLAM. Dan dengan keberadaan Masjid TOKYO yang dibangun oleh warga TURKI, setidaknya bisa lebih menjalin hubungan kekerabatan antara TURKI dengan JEPANG.

Mengenai sejarah ISLAM di Jepang, ISLAM berkembang di Jepang pada tahun 1877 ketika Perang Dunia Kedua melalui hubungan diplomatik antara negara Jepang dengan Turki. Penduduk di Jepang menganggap bahwa Islam adalah salah satu agama yang dianut oleh penduduk di dunia barat.

Pada masa itu, kisah tentang Nabi Muhammad SAW dan agama Islam sendiri telah diterjemahkan dalam bahasa jepang. Hal inilah yang membantu ISLAM mendapatkan tempat tersendiri di kalangan penduduk Jepang, meskipun hanya sebagai ilmu pengetahuan ataupun sejarah kebudayaan dunia.

Sekarang ini sudah hampir 40 masjid dan 100 organisasi Islam berada di Jepang.

Mengapa ISLAM mudah sekali tersebar di Jepang ???

Masyarakat Jepang modern tidak lagi mementingkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Mayoritas penduduk Jepang beragama Shinto dan Budha (*atau menganut kedua ajaran tersebut). Meskipun ada juga yang menganut ajaran Kristen. Kini, hampir semua penduduk Jepang LEMAH dalam ilmu keagamaan karena gaya hidup modern mereka yang lebih mementingkan urusan duniawi. Akibatnya banyak sekali penduduk Jepang yang merasa hati mereka KOSONG dan seperti mencari "sesuatu" dalam hidup mereka. Sehingga, kedatangan ISLAM ke Jepang telah mengisi kekosongan hati penduduk Jepang dan melengkapi hidup mereka dengan memeluk agama ISLAM dengan hati yang terbuka. 

Bagaimana penyebaran ISLAM di Jepang ????

Penyebaran ISLAM di Jepang melalui 2 cara, yaitu: 
  • Perkawinan: Banyak warga asing yang beragama Islam menikahi wanita-wanita setempat (Japanese women), sehingga menyebabkan para wanita jepang ini memeluk Islam.
  • Dakwah: Beberapa warga asing yang beragama Islam, aktif menyebarkan dakwah tentang Islam di Jepang, sehingga dengan sendirinya banyak warga Jepang yang memeluk Islam dengan hati terbuka.
 Siapakah orang Jepang pertama yang memeluk ISLAM ????

Hingga kini tidak diketahui siapakah orang Jepang pertama yang memeluk agama Islam. Namun berdasarkan hasil kajian, terdapat 3 orang warga Jepang yang dikenal pasti sebagai warga Jepang terawal yang memeluk agama Islam:

  • Mitsutaro Takaoka : Beliau memeluk Islam pada tahun 1909 dan mengganti namanya menjadi Omar Yamaoka selepas menunaikan ibadah Haji di Makkah.
  • Bunpachiro Aroga : Beliau memeluk Islam ketika berada di India, karena dakwah yang ada disana, dan mengganti namanya menjadi Ahmad Ariga.
  • Torajiro Yamada: Beliau mengunjungi negara Turki karena bersimpati dengan korban "Tragedi Kapal Karam Ertugrul" dan akhirnya memeluk Islam disana, serta mengganti namanya menjadi Abdul Khalil setelah menunaikan ibadah Haji di Makkah.
Berapakah jumlah penduduk ISLAM di Jepang ????

Jumlah tepatnya penduduk Islam di Jepang masih belum diketahui secara pasti. Namun terdapat beberapa sumber yang mengatakan jumlah penduduk Islam di Jepang sekitar 100,000 sampai 1,260,000 orang. Mayoritas dari mereka adalah penduduk Jepang keturunan, kumpulan pendatang yang terdiri dari golongan pekerja atau pelajar yang sudah mendapatkan status sebagai warga negara tetap di Jepang.
  • Sekitar tahun 1997, terdapat sekitar 100,000 sampai 150,000 warga negara Jepang yang beragama Islam dan mayoritas dari mereka adalah warga Jepang keturunan dan pendatang yang sudah mendapatkan status warga negara tetap. Lebih jelasnya bisa dilihat disini: http://www.sma-igs.net/population.html
  • Menurut hasil kajian terbaru " An analysis of the World Muslim population by Country / Region" , kira-kira 1% atau sekitar 1,254,497 orang rakyat Jepang yang beragama ISLAM. Bisa dilihat disini: http://www.factbook.net/muslim_pop.php
Bagaimana sejarah kedatangan para pendatang ke negara Jepang ?
Kebanyakan orang ISLAM di negara Jepang adalah para pendatang dari negar-negara Islam seperti: Indonesia, Malaysia, Bangladesh, Pakistan, Iran dan Turki. Mereka datang dan menetap di Jepang pada akhir tahun 1980 an ketika Jepang sedang mengalami kemerosotan ekonomi yang parah.

Ini mendorong negara Jepang untuk mengambil tenaga dari para warga asing untuk usaha kilang mereka. 

Jumlah para pekerja asing di Jepang pada awalnya sangat sedikit, tetapi kemudian meningkat drastis 10 kali lipatnya.

Setelah 3 tahun kedatangan mereka, tumbulah masjid-masjid di Jepang. Dan banyak warga negara asing yang beragama Islam menikah dengan wanita-wanita Jepang. Dan mereka membudayakan bahasa jepang dalam kehidupan mereka sehari-hari.
Mereka tidak lagi dianggap sebagai warga negara asing oleh masyarakat Jepang, tetapi sudah dianggap sebagai bagian dari masyarakat Jepang sendiri. Menurut kajian terbaru, bangsa MELAYU merupakan komuniti pendatang Islam terbesar di Jepang. Orang-orang melayu disana berketurunan Malaysia-Indonesia-Singapura dan mereka hidup sebagai sebuah komuniti karena adanya persamaan bahasa, budaya, dan adat walaupun berlainan negara.

Kedatangan para pendatang Islam ke Jepang telah mempengaruhi jumlah penduduk Islam di negeri sakura tersebut. Meskipun mayoritas penduduk Islam di Jepang adalah para warga keturunan, tetapi setidaknya sudah terjadi peningkatan dari segi pengislaman dari penduduk asal Jepang itu sendiri.

Sangat menarik sekali bukan bagaimana sejarah keberadaan para MUSLIM di Jepang ???....

Apakah anda ingin berkunjung ke Masjid Tokyo ??? 

Akses menuju kesana sangat mudah sekali, Anda bisa menggunakan YAMANOTE line dari shinjuku dan norikai dengan menggunakan Odakyu Line menuju ke YOYOGI UEHARA. Cukup jalan kaki saja dari Yoyogi Uehara station sekitar 5 menit.

*Salam sejuk dari negeri sakura.....



by: imma.w.a.
721-8 Kami-okubo, Sakura-ku
Saitama-shi
Japan
September 2010






Selasa, 07 September 2010

Shibuya is The Most Popular Gathering Place for Ultra Fashion-Conscious Young Men and Women.......

Shibuya (渋 谷 区) adalah salah satu dari 23 district yang ada di TOKYO, Japan. Pada tahun 2008, penduduknya sekitar 208.371 dengan kepadatan penduduknya 13.540 orang per km ². 

Ketika kemudian terdapat loop-line YAMANOTE line pada tahun 1885, Shibuya menjadi salah satu station di bagian barat daya TOKYO sekaligus sebagai pusat hiburan dan komersial. 

Di shibuya, kita bisa menjumpai banyak sekali tempat-tempat fashion dan shrine/temple di era MEIJI. Salah satu shopping center yang terkenal adalah Shibuya Mark City. Sebagai pusat bisnis sekaligus shopping. 

Satu lagi yang sangat terkenal adalah patung HACHIKO, patung ini memiliki kisah yang sangat mengharu biru. Tentang sebuah KESETIAAN. Seekor anjing yang selalu setia menanti tuannya kembali di station dari tahun 1923 - 1935. Kisah ini terkait dengan patung Prof. UENO di Ueno Park. Bisa dilihat disini tentang Ueno Park: http://immasaitama.blogspot.com/2010/07/all-about-ueno-park-most-popular-public_9931.html Begitu legendarisnya kisah ini, hingga akhirnya dibuatlah patung HACHIKO di station Shibuya, yang disekelilingnya terdapat Hachiko Square.

Selain patung HACHIKO, disini juga terdapat bus yang difungsikan sebagai museum. Banyak foto-foto dipajang didalamnya, tentang sejarah SHIBUYA. Bagaimana kondisi Shibuya pada awalnya hingga sampai menjadi Shibuya yang megah seperti sekarang.

Banyak yang harus dikorbankan, penggusuran tempat tinggal yang akhirnya disulap menjadi jalan raya serta pergantian rel kereta api menjadi jalan raya. Tempat yang dulu kumuh telah berubah menjadi kota metropolitan yang megah dan indah.

Shibuya terkenal dengan perumahan kalangan kelas atas. Sehingga tidak heran jika hampir sebagian baju-baju yang dijual di beberapa mall sangatlah mahal dan ber-merk.

Shibuya juga terkenal sebagai tempat berkumpulnya anak-anak muda di Jepang yang sangat menyukai fashion. Tak heran jika Shibuya station dikelilingi oleh super mall, salah satunya adalah "Ichi-Maru-kyu".

Lokasi Shibuya sendiri berdekatan dengan HARAJUKU, sehingga tempat ini benar-benar pusatnya anak-anak muda di Jepang, khususnya pada hari Sabtu-Minggu. Saya pernah menulis tentang HARAJUKU, bisa anda lihat disini: http://immasaitama.blogspot.com/2010/04/harajuku-style-harajuku-streettakeshita.html

Ketika kita melihat foto-foto sejarah Shibuya, begitu banyak hal yang bisa kita ambil manfaatnya darisana. Begitu banyak perjuangan dan dana yang dibutuhkan untuk menyulap Shibuya menjadi kota metropolitan seperti sekarang.

Wajar jika negara kita masih perlu banyak belajar tentang bagaimana membuat kota menjadi lebih livable.

Jika anda menyukai shopping dan fashion, tidak ada salahnya untuk berkunjung ke Shibuya. Karena dari Shibuya, anda juga bisa menuju ke Harajuku.

Di shibuya, kita juga bisa mengunjungi YOYOGI PARK. Sebuah taman yang menjadi salah satu pusat OLIMPIADE MUSIM PANAS pada tahun 1964.

Sangat sejuk dan menyenangkan.... Anda juga bisa menikmati beberapa konser musik disana pada waktu-waktu tertentu, juga beberapa festifal.

Untuk menuju ke Shibuya, anda bisa menggunakan YAMANOTE LINE dari Tokyo Station, berhenti di Shibuya Station.

Tertarik ke Shibuya ????....

Silahkan berkunjung ke Shibuya jika anda ada waktu berlibur ke negeri sakura....

*Salam sejuk dari negeri sakura



by: imma.w.a.
721-8 Kami-okubo, Sakura-ku
Saitama-shi
Japan





Ini adalah salah satu foto sejarah SHIBUYA, sebelum dan sesudah..... ^_^.... Sangat fantastik sekali bukan ???....





















Ini adalah logo HACHIKO yang menjadi salah satu dekorasi dari buas peristirahatan di Shibuya station. Didalam bus ini, anda bisa melihat foto-foto sejarah Shibuya.